Sabtu, 19 November 2011
INI KAMI BERTIGA
Sebuah kisah lama yang nampaknya tak mungkin akan terulang kembali.
Februari 2009..
Berlandaskan satu hobi dan satu kegiatan (pengangguran, red).
Hehe..
Kami bertiga berencana melakukan pendakian ke gunung slamet di jawa tengah.
Setelah dana masing-masing dari kami terkumpul tibalah saatnya untuk melakukan misi tsb.
"dra lu dmn ??" tanya gue melalui telepon
"gue masih dirumah juk"
"buruan lu kerumah gue, kita belanja perlengkapan"
"oke" sahut si indra.
Setelah semua perlengkapan sudah siap, ada satu hal yg belum di siapkan yaitu mengetahui jadwal keberangkatan kereta kutuarjo dari stasiun manggarai menuju stasiun puwokerto.
"heh dra mending kita ke manggarai sekarang aje, kita tanya kereta yg berangkat besok pagi ada apa ngga" gue berkata.
"iye dra lu berdua aje sama qjuk jln sono ke manggarai" timpal cipay.
"yaud ayo juk berangkat sekarang" ucap indra.
Dan lagi-lagi kami berdua yg bergerak, tanpa kami sadari si cipay ngga ngapa-ngapain.
Oh bodohnya kami berdua.
***
Sesampainya di stasiun senen, akhirnya kami mengetahui bahwa kereta berangkat pukul 7 pagi.
Setelah melewati malam tibalah pukul 4 keesokan paginya.
Ternyata sesampainya kami di stasiun manggarai kami masih harus menunggu kereta tsb.
Ternya jadwal kereta tsb ngaret sodara-sodara.
Kami duduk bertiga di rel mati stasiun manggarai, dan tiba juga keretanya.
Naik lah kami bertiga ke kereta tsb.
***
9 jam kami lalui di dalam gerbong ekonomi kereta kutuarjo.
Tukang dagang, tukang ngamen dan tukang-tukang yg lainnya berlalu lalang dengan sumpeknya.
***
Pukul 3 sore hari sampai lah kami di stasiun purwokerto.
Kami bergegas menuju desa bambangan agar tidak kemalaman di jalan.
Di depan stasiun angkot banyak berjejer, seperti biasa gue yg pasti bertanya tentang jurusan dan tarif.
Maklum jiwa pemimpin ada di diri gue.
Hehe..
"mas ke terminal purbalingga brp ??" tanya gue
"rong ewu mas satu orang" sahut si mas.
Naiklah kami ke angkot tsb menuju purbalingga yg di lanjutkan ke arah bambangan.
Singkat cerita pendakian pun berhasil kami lalui selama 3hari 2 malam dengan terus menerus diguyur hujan.
Sesampainya kembali ke pos pendakian, gue menelepon bu'de gue yg ada di solo berniat tuk main ke sana.
***
"assalamualaikum bu'de, ini kiki mau main ke kampung"
"waalaikum salam ki,, oalah ya sudah cepet kesini"
"tapi gini bu'de kiki bertiga sama temen kiki habis naik gunung sekarang masih ada di puwokerto, kiki mau kesana cuma ada untuk ongkos perginya aja, untuk ongkos pulang kedepoknya lagi ngga ada"
Cerita gue ke bu'de gue via telepon dengan nada memelas.
"udah-udah ga usah dipikirin ongkosnya, nanti buat pulang kedepok bu'de yg ongkosin"
Timpal bu'de gue dengan penuh semangat.
Berangkat lah kami bertiga menuju solo dari purwokerto dengan sambung menyambung angkutan.
Purwokerto-wonosobo-semarang-solo.
Sesampainya dikampung tepat subuh waktu setempat.
Dan hebatnya penduduk kampung seakan-akan takjub dengan kedatangan gue.
"itu si rizki anaknya si mul ya"
Tanya seorang ibu kepada ibu yg lainnya
"iya itu si rizki, gagah ya.."
Jawab ibu yg satunya dengab takjub.
3 hari kami lewati di kampung ibuku, saat nya pulang kerumah di depok.
***
Sebuah pengalaman yg cukup menarik dari persahabatan kami bertiga.
Entah kapan kami bisa mengulanginya kembali.
Masing-masing dari kami telah beranjak dewasa dan memiliki kewajibannya masing-masing.
Ah biarlah kisah tsb terbungkus selalu agar menjadi obrolan kami bertiga kelak ketika ngopi sambil merokok.
#RIZKI IRFANDI
#INDRAWAN
#NOPRI SETIADI
Februari 2009.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar